Sindiran keras kubu Firza buat Kapolda Metro Jaya


Sekilasnews.com - Penyidik Polda Metro Jaya melakukan ekspose atau gelar perkara bersama jaksa peneliti tersangka kasus dugaan percakapan bernada pornografi, Firza Husein, di Jampidum Kejaksaan Agung, Rabu (7/6) kemarin. Gelar perkara yang berlangsung dua jam tersebut menyimpulkan berkas perkara melibatkan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC) itu dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, belum lengkap.

"Dari hasil ekspose disimpulkan intinya bahwa berkas perkara yang sudah diteliti jaksa masih belum sempurna untuk dibawa ke pengadilan," kata Jampidum Noor Rahmat di Komplek Kejagung, Jakarta, Rabu (7/6).

Noor Rahmat mengatakan secara umum berkas perkara Firza sudah memadai. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan dilengkapi. Kendati begitu, dia enggan membeberkan hal-hal apa saja yang dianggap kurang oleh jaksa penuntut. Noor Rahmat hanya menyebut pada bagian materil dan formil.

Penyidik kepolisian sendiri siap melengkapi berkas tersebut agar segera dinyatakan lengkap oleh kejaksaan. Terlebih, pihak kepolisian bersikeras memiliki bukti mengenai percakapan antara Firza Husein dan Habib Husein.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan bahkan menegaskan memiliki bukti kuat hubungan antara Habib Rizieq dan Firza Husein sudah terjalin cukup lama. Menurut Iriawan, bukti itu keterangan dari saksi yakni Kak Emma.

Kak Emma diduga mengetahui jalinan asmara antara Habib Rizieq dan Firza Husein. Selain nama Kak Emma disebut dalam chat berbau pornografi itu juga beredar rekaman diduga suara Firza dan Kak Emma saat Firza curhat masalah dirinya dengan Habib Rizieq.

"Untuk apa kita karang-karang, bukti kan dari percakapan ada. Dari saksi dan percakapan udah ada ya. Cukup lama (hubungan Habib Rizieq dan Firza)," kata Iriawan saat chek point rute mudik di Bekasi Square, Selasa, (6/6).

Namun pernyataan Iriawan terkait hubungan antara Habib Rizieq dan Firza Husein sudah terjalin cukup lama mendapat reaksi keras dari kubu Firza. Kuasa hukum Firza Husein, Azis Yanuar menganggap tudingan itu layaknya seorang pembawa acara gosip.

"Kapolda itu pembawa acara gosip atau penegak hukum. Kalau pembawa acara gosip fine-fine aja, saya rasa itu nggak mau tanggapin lah. Kalau penegak hukum, masak bilang ada hubungan pribadi macam itu, apa dasar hukumnya," kata Azis saat dihubungi, Rabu (7/6).

Menurut Azis, kasus ini merupakan masalah pribadi yang dikaitkan ke tindak pidana. Apalagi, lanjutnya, dalam kasus ini kedua tersangka senonoh itu tak ada yang melapor ke pihak berwajib.

"Maksudnya saya, saya nggak mau bantah omongan kapolda. Maksud saya hubungannya dengan masalah pidananya itu apa. Kalau beliau ngomong masalah gosip ya silakan, cuman saya nggak mau nanggapin," pungkasnya. [gil]
Sumber: merdeka.com
Share on Google Plus

About Sekilas news

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment