Menelusuri jejak pelarian Rizieq Syihab

Rizieq Shihab hadir di sidang Ahok. ©2017 Merdeka.com/pool

Sekilasnews.com - Habib Rizieq Syihab duduk di sisi kanan dekat jendela mobil. Pandangan pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu fokus keluar. Dia didampingi anak laki-lakinya, dan Habib Muksin.

Rizieq terlihat memakai gamis dan peci putih. Dalam foto yang diterima merdeka.com, tertulis waktu pengambilan gambar pada 14 Mei lalu. Benarkah foto itu diambil saat Rizieq berada di Saudi?

"Itu bukti ada fotonya kan. Dia ada di Arab Saudi, sepulang dari Malaysia," kata Kuasa Hukum Rizieq, Kapitra Ampera saat dikonfirmasi merdeka.com.

Sejak kasus chat berbau pornografi mencuat, Rizieq bak hilang ditelan bumi. Dua kali dipanggil penyidik Polda Metro Jaya, Rizieq tak hadir. Kini Firza Husein sudah berstatus tersangka.

Panggilan pertama untuk Rizieq dilayangkan Selasa (25/4). Sehari setelah pemanggilan, Rabu (26/4), Rizieq bertolak ke Tanah Suci. Dia pergi bersama istrinya Umi Syarifah Fadlu, enam anaknya, dan menantu, serta pamannya.

Saat menjalankan ibadah di Mekkah, dia dan keluarga juga mengunjungi para tokoh dan ulama. Tawaran berdakwah sering kali didapat oleh Rizieq.

"Saya yang mengatur jadwal beliau, jadi waktu di Mekkah dia tidak menolak untuk berdakwah di sana," kata Ustaz Buchori yang mendampingi Rizieq pada merdeka.com, Rabu (17/5).

Saat aksi 5 Mei, Rizieq tidak hadir. Dengan sambungan selular didekatkan dengan pengeras suara di mobil komando, Rizieq sempat berbicara kepada para demonstran. Dia berpesan walau berada di Mekkah, namun hatinya tetap ada di Tanah Air.

Dia terus berorasi memberikan semangat untuk massa agar terus mengawal jalannya persidangan. "Saudara-saudaraku, meskipun saya jauh di mata, namun saya dekat di hati saudara-saudara sekalian," kata Rizieq.

Dua hari setelah aksi 5 Mei, Rizieq kembali dipanggil. Panggilan itu lagi-lagi tak digubris. Rizieq berdalih masih berada di Tanah Suci dan fokus beribadah.

Ketua Tim Kuasa Hukum Rizieq, Kapitra Ampera mengatakan saat panggilan kedua, kliennya sedang berada di Mekkah menuju salah satu negara di Timur tengah untuk menengok anaknya yang kedua baru saja melahirkan. "Antara Minggu (7/5) dibawa Ustad Buchori dari Mekkah," ungkap Kapitra.

Dua hari menjenguk cucunya Abu Bakar yang baru lahir, Rizieq kembali lagi ke Mekkah. Dari Mekkah lalu ke Malaysia untuk menyelesaikan disertasi di Universitas Sains Islam Kuala Lumpur, Malaysia. Hanya beberapa hari Rizieq berada di Negeri Jiran.

"HRS saat ini kandidat doktor pada Dakwah dan Manajemen Islam Universitas Sains Islam Malaysia. Disertasinya sudah 70 persen," ujar Kepala Program Dakwah dan Manajemen Islam USIM, Associate Proffesor Dr Kamaluddin Nurdin Marjuni di Kuala Lumpur, Kamis (11/5).

Saat berada di Malaysia, pada Sabtu (13/5) Rizieq sempat berencana pulang ke Tanah Air. Namun dia merasa panggilan dari polisi sebagai bentuk kriminalisasi. Dia khawatir jika jadi tersangka dan ditahan umat agak bereaksi.

"Mungkin usai Ramadan habib akan pulang ke tanah air," kata Kapitra sambil tersenyum.

Tim merdeka.com juga sempat menelusuri keberadaan Rizieq di rumahnya yang berlantai tiga di Petamburan, Jakarta Pusat. Untuk mendekati rumah bercat abu-abu tersebut mesti melewati gang kecil dari Jalan Petamburan III. Di gang samping rumah itu, ada pos sekira 3 X 6 meter. Ada dua orang yang tengah tertidur pulas berselimut sarung biru.

Seorang wanita tetangga Rizieq mengaku sempat mendengar seperti suara Rizieq sedang memarahi tukang sedang membangun rumahnya. Posisi kamar wanita itu berada di lantai dua satu tembok dengan rumah Rizieq.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan sejak awal panggilan pemeriksaan selalu diantar ke rumah Rizieq. "Ya sudah lah. Kan kalau mau periksa ke sana. Kalau enggak ada (di rumahnya) ya enggak kita periksa," tuturnya.

Untuk mengetahui perkembangan Rizieq polisi berkoordinasi dengan pihak penasihat hukum. Polisi juga membuka peluang mengeluarkan blue notice jika Rizieq tak kunjung pulang ke Indonesia.

"Itu tidak harus tersangka, seseorang yang kita curigai saja, kita bisa saja mengirimkan blue notice ke interpol," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto.

Kepolisian juga mengimbau Rizieq mengikuti proses hukum kasus yang tengah membelitnya. Jika merasa tak bersalah, polisi mempersilakan Rizieq melakukan klarifikasi.

"Ya saya katakan, saya mengimbau Rizieq kembali ke Indonesia. Kalau memang dia merasa tidak bersalah silakan klarifikasi, jelaskan sehingga penyidik juga mendapatkan masukan yang seimbang," ujar Setyo.

"Sebagai warga negara yang baik, sebagai tokoh yang mempunyai pengikut yang banyak, tentunya dia harus menghormati. Negara kita negara hukum, menghormati hukum yang berlaku di Indonesia," tegasnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin juga mendorong agar Rizieq patuh pada hukum dengan kembali ke Tanah Air. "Semua harus mematuhi kita sebagai warga negara. Sebagai negara hukum kita harus mematuhi proses hukum," kata di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/5).
Sumber: merdeka.com

Share on Google Plus

About Sekilas news

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment