Ini isi pertemuan antara Mahkamah Agung dan perwakilan massa 505

Aksi 505 long march ke MA. ©2017 Merdeka.com/Ronald Chaniago

Sekilasnews.com - Sejumlah perwakilan massa aksi 505 menemui pihak Mahkamah Agung. Mereka meminta hakim tetap independen dalam kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Basuki Tjahaj Purnama alias Ahok.

"Kami meminta agar keadilan sama dimata hukum tidak di beda-bedakan, kami mendukung majelis Hakim bersikap independen dalam mengambil keputusan dan jangan sampai independensi ini tergerus dengan adanya desakan-desakan oleh para pimpinan," kata perwakilan 505, Kapitra Ampera di Gedung MA, Jakarta Pusat, Jumat (5/5).

Kapitra menambahkan masyarakat Indonesia menunggu keadilan. Mereka meminta agar majelis taklim berperilaku seadil-adilnya.

"Kami ada di dalam dan diluar guna mendukung Independen MA dalam mengambil keputusan, jika keadilan sudah dilakukan keadilan di MA maka tidak ada yang terluka hati nya," lanjutnya.

KH Shobri Lubis menambahkan, aksi massa hari ini bukan berarti menekan MA. Namun karena mereka mendukung MA menjadi lembaga independen.

Pihak Mahkamah Agung yang diwakili Panitera Agung Made Rawa Aryawan berjanji akan tetap independen dalam memutus kasus Ahok. Ketua MA Muhammad Hatta Ali sudah menjamin tidak boleh ada intervensi terhadap hakim.

"Kami atas nama MA ini akan kami catat dan kami akan sampaikan karena ini akan mendukung hal-hal yang dibutuhkan pengadilan. Nilai utama keadilan, adat istiadat serta agama akan dijunjung tinggi oleh MA," kata Made.
Sumber: merdeka.com

Share on Google Plus

About Sekilas news

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment