Zarco Kian Percaya Diri

Johann Zarco tampil sensasional di balapan Qatar walau akhirnya gagal finis. Meski begitu, performa itu
membuatnya percaya diri bisa bertarung di baris depan.

Pada balapan pertamanya di kelas primer, pebalap Tech3 itu sempat memimpin dengan amat nyaman selama enam putaran. Akan tetapi, laju apik Zarco itu berakhir di tikungan kedua putaran ketujuh.

Zarco kehilangan kendali motornya lalu terjatuh sehingga gagal finis. Namun demikian, hasil buruk tersebut bukannya tanpa manfaat bagi gikmah titel juara dunia Moto2 dua kali ini.

Pebalap Prancis berusia 26 tahun itu menyadari bahwa untuk bersaing dengan favorit juara seperti Marc Marquez, Maverick Vinales, dan Valentino Rossi bukanlah sekadar harapan.

"Kekhawatiranku mengenai kecepatan saat start, karena kami tahu bahwa para pebalap seperti Marquez, Rossi, dan Vinales memulap balapan dengan sangat baik. Mereka mampu langsung mendapatkan waktu putaran yang bagus," ucap Zarco yang dikutip Motorsport.

"Memulai dari posisi empat, pada awalnya aku berharap untuk mendapatkan sebuah start bagus dan menemukan kecepatan secepat mereka. Aku akhirnya menemukannya lebih cepat, kemudian balapan menjadi sangat nyaman."

"Saat jatuh, Anda kesulitan untuk sadar. 'Apakah aku benar-benar memimpin balapan? Aku pun tersadar dan mencubit diri sendiri, tapi aku baik-baik saja dan pada akhirnya Anda mengambil banyak sisi positifnya karena sebagai seorang rookie, Anda bertanya-tanya: 'Bisakah aku melakukannya?'

"Sekarang, setidaknya, di pikiranku, balapan di barisan depan MotoGP bukanlah sebatas secercah harapan, melainkan harapan nyata. Anda nyaris bisa mendapatkannya. Aku cuma perlu mengulang apa yang sudah kulakukan," imbuh dia.

Share on Google Plus

About Sekilas news

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment