Tragis dan Kejam, Seorang Ayah Ajak Anaknya Bunuh Diri dan Disiarkan Live di Facebook



Rupanya, orang bunuh diri masih butuh perhatian.
Setelah kasus bunuh diri yang disiarkan langsung di live Facebook,
Setelah kasus bunuh diri warga Jagakarsa, Jakarta, Pahinggar Indrawan, kini ada lagi.
Seorang ayah di Thailand ini mengajak anaknya bunuh diri dan disiarkan langsung lewat fitur live Facebook.
Seorang bapak ini nekat menghabisi nyawanya sendiri dan balitanya dengan cara bunuh diri dan disiarkan live di Facebook.
Istrinya mengetahui dari tayangan di media sosial langsung histeris dan lapor polisi.
Begitu sampai di lokasi, kondisi ayah dan balita itu telah tewas.
Polanya pun sama, ia menyiarkan langsung melalui akun Facebooknya saat bunuh diri.
Namun, yang terdengar sadis adalah ia bunuh diri dengan mengajak anak balitanya.
Dikutip dari The Coverage, seorang pria bunuh diri sambil melakukan siaran langsung di Facebook-nya.
Pria yang belum diketahui namanya itu bunuh diri sekitar 17.45 waktu setempat
Video live Facebook itu hanya berlangsung sekitar 4 menit.
Terlihat lokasi bunuh dirinya berada di balkon bangunan kosong.
Diketahui bangunan itu berada di Thalang Phuket, Thailand.
Dalam video itu, terlihat seorang pria berbaju hitam sedang bersama balita perempuan yang tak lain adalah anaknya.
Balita berusia 11 bulan itu mengenakan baju merah jambu.
Si pria terlihat memegang seutas tali lalu diikatkan ke leher anaknya.
Dan peristiwa mengerikan pun terjadi.
Dengan perlahan ia mengangkat anaknya lalu membuang anaknya ke bawah dalam kondisi terikat tali.
Namun, rupanya ia kembali mengangkat bayinya ke atas karena melihat bayinya menangis keras.
Ia juga terlihat melepaskan simpul dari leher bayi saat dia menangis sebelum video itu mati tiba-tiba.
Rupanya, video itu pun berlanjut dan si pria dengan mengajak bayinya kembali melakukan bunuh diri.
Dilaporkan bahwa bunuh diri tersebut berada di dekat sebuah hotel bintang lima di Pantai Naithon di Tambon Choeng Thalay, distrik Thalang, Thailand.
Ternyata, video bunuh diri melalui live Facebook itu dilihat oleh istrinya.
Sontak ia langsung melaporkan ke polisi.
Menurut Nation Multimedia, ibu berusia 21 tahun tersebut telah memberi tahu polisi di Kantor Polisi Thalang sekitar pukul 18.30 waktu setempat.
Akhirnya polisi langsung menuju lokasi bunuh diri, dan menemukan tubuh bayi dan ayahnya sudah dalam posisi menggantung.
Diketahui, alasan pria itu bunuh diri karena sebelumnya mereka terlibat pertengkaran.
Ia bertengkar karena menduga istrinya telah berselingkuh.
"Saya pulang ke rumah sore dan mereka tidak ada di sana. Saya memanggilnya untuk membawa Beta (si bayi) kembali ke rumah, tapi saya tidak bisa menghubungi dia. Saat itulah saya melihat klip video dan menelepon polisi. " kata istri korban.

Sumber : http://www.grid.id
Share on Google Plus

About Sekilas news

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment