11 Nota Kesepahaman Indonesia dan Arab Saudi Wajib Dijaga


Sekilasnews.com Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud melambaikan tangan sebelum menaiki pesawat untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Brunei Darussalam di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (4/3/2017). Setelah ke Indonesia, Raja Salman melakukan kunjungan ke Brunei Darussalam dan dijadwalkan sore harinya kembali ke Indonesia untuk berlibur ke Bali.

JAKARTA - Sebanyak 11 nota kesepahaman (MoU) telah disepakati Indonesia dan Arab Saudi melalui kunjungan bilateral Raja Salman bin Abdulaziz Al-saud, 1 hingga 3 Maret.

Divisi komunikasi staf kantor Presiden Jojo Raharjo mengatakan beberapa MoU yang telah disepakati harus dikawal oleh pemerintah serta warga negara, jangan sampai hanya larut dalam euforianya saja tapi lupa tujuan kerjasama kedua negara.

"Jadi ini menarik dan belum selesai, King Size yang diistilahkan dalam kunjungan ini. Euforia kunjungan yang bersejarah, ini momentum yang sangat bersejarah. 11 Mou yang telah disepakati, harus kita dorong dan kita kawal supaya benar benar terealisasi," ujar Jojo Raharjo, saat ditemui di Restoran Gado Gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3/2017).

Terkait kabar yang beredar mengenai nilai investasi Raja Salman di Malaysia yang lebih besar dari pada di Indonesia, dinilai bukan sesuatu yang penting.

Namun, bagaimana nilai investasi yang telah disepakati dapat terwujud.

"Saudi Aramco dengan Petronas disebut investasinya lebih besar, saya ingatkan kita bukan negara pengemis, berapapun nilai investasi akan kita lihat nanti. Ini belum selesai. Yang penting, kita akan lihat seperti apa perkembangan kerja sama kedua negara ini," pungkas Jojo Raharjo.



Share on Google Plus

About Sekilas news

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment