Pidato Ahok, Rizieq: Kata 'Nggak Pilih Saya' Jelas Konteks Pilkada


Sekilasnews.com Jakarta - Habib Rizieq Syihab menyebut pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu memang dalam konteks pilkada. Selain menyebutkan Surat Al-Maidah 51, menurut Rizieq, Ahok secara gamblang menyebutkan kata-kata terkait dengan pilkada.

"Kata-kata 'nggak pilih saya' ini memperjelas omongan dalam konteks pilkada," ujar Rizieq, memberikan pendapat sebagai ahli dalam sidang lanjutan Ahok di auditorium Kementan, Jl RM Harsono, Ragunan, Jaksel, Selasa (28/2/2017).

Ahok, ditegaskan Rizieq, sudah menodai agama Islam karena menempatkan Surat Al-Maidah sebagai alat kebohongan. Padahal ayat suci Alquran tak bisa sembarang dijelaskan oleh orang yang tidak memiliki pemahaman.

"Dibohongi pakai Al-Maidah 51, siapa yang dibohongi, artinya orang Islam yang hadir saat itu, Al-Maidah di sini artinya sebagai sumber kebohongan," sebut Rizieq.

Dalam kasus penodaan agama dengan terdakwa Ahok, Rizieq mengaku dua kali diperiksa penyidik Bareskrim Polri pada 3 November dan 23 November 2016. Rizieq juga menyaksikan cuplikan pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu melalui rekaman video.

"Dalam pernyataan (Ahok) ini ada 6 ungkapan bermasalah. Jadi 'jangan percaya sama orang', 'nggak pilih saya', 'dibohongi pakai Al-Maidah 51', 'macam-macam itu', 'takut masuk neraka', 'dibodohi gitu'," sebut Rizieq.

Ahok didakwa melakukan penodaan agama karena menyebut dan mengaitkan Surat Al-Maidah 51 dengan Pikada DKI. Penyebutan Surat Al-Maidah 51 ini dilakukan saat Ahok bertemu dengan warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada 27 September 2016.

Berikut ini cuplikan pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu yang didakwa jaksa menodai kitab suci Alquran:

"Ini kan dimajuin, jadi kalau saya tidak terpilih pun, saya berhentinya Oktober 2017. Jadi, kalau program ini kita jalankan baik, saya yakin bapak ibu masih sempat panen sama saya sekalipun saya tidak terpilih jadi gubernur. Jadi cerita ini supaya bapak ibu semangat, jadi nggak usah pikiran, 'Ah, nanti kalau nggak terpilih, pasti Ahok programnya bubar.' Enggak, saya sampai Oktober 2017.

Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya ya kan? dibohongi pakai Surat Al-Maidah 51, macam-macam itu. Itu hak bapak-ibu ya. Jadi kalau bapak-ibu perasaan enggak bisa kepilih nih, karena saya takut masuk neraka karena dibodohin gitu ya, enggak apa-apa"
Sumber: detik.com
Share on Google Plus

About Sekilas news

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment