Komisi Hukum DPR Berencana Temui Perwakilan Massa Aksi 212


Wakil Ketua DPR Fadli Zon menjanjikan massa aksi 212 audiensi dengan perwakilan Komisi III yang terdiri dari sejumlah fraksi partai politik di badan legislatif. (CNN Indonesia/M Andika Putra)

Jakarta, Sekilasnews.com Indonesia -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon menyebut Komisi III akan menemui perwakilan pedemo yang akan berunjuk rasa di sekitar kompleks parlemen, Selasa besok. Fadli mengutarakan rencana itu ketika bertemu pimpinan Forum Umat Islam di DPR, Selasa (20/2).

"Nanti yang menerima adalah perwakilan Komisi III. Pimpinan Komisi itu berasal dari berbagai fraksi," kata Fadli.

Pimpinan Komisi III terdiri dari satu ketua dan empat wakil ketua. Ketua komisi hukum dijabat Bambang Soesatyo dari fraksi Golkar.

Empat wakil Bambang di komisi itu adalah Desmond Junaidi Mahesa (Gerindra), Benny Kabur Harman (Demokrat), Trimedya Panjaitan (PDIP), dan Mulfachri Harahap (PAN).

Dihubungi terpisah, anggota Komisi III Muhammad Syafii mengaku belum mengetahui perwakilan lembaganya yang akan beraudiensi dengan perwakilan aksi 212. Namun ia memastikan, pertemuan itu sudah direncanakan.

"Kesepakatannya besok yang bertemu pimpinan dan anggota Komisi III. Kalau pimpinan Komisi III berarti kan ada lima. Kalau anggota bebas, siapa yang bersedia bisa bertemu," kata Syafii.

Sekretaris Jenderal FUI sekaligus penanggung jawab aksi 212, Muhammad Al Khaththath, menyambut positif rencana audiensi itu. Ia berkata, kelompoknya akan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada anggota dewan.

"Kami akan memberikan surat dan aspirasi ke perwakilan seluruh fraksi yang ada di Komisi III agar bisa mendesak presiden segara memberhentikan terdakwa dugaan penodaan agama Basuki Tjahja Purnama," kata Khaththath.

Tak hanya pemberhentian, Khaththath berkata, kelompoknya juga akan mendesak Mahkamah Agung memerintahkan Pengadilan Negeri Jakarta Utara menahan Basuki alias Ahok selama proses persidangan kasus dugaan penodaan agama.

"Tidak kalah penting, kami juga meminta Komisi III mendesak Polri, menghentikan segala tindakan hukum kepada ulama," ujarnya.

Khaththath menuturkan, aksi 212 akan dihadiri setidaknya 10 ribu orang dari berbagai ormas Islam. Ia memprediksi massa yang hadir lebih dari perkiraaan itu karena sejumlah ormas dari luar Jakarta juga berencana mengikuti unjuk rasa tersebut.

"Kami menyerukan kepada pengurus masjid di Jakarta, khususnya di sekitar DPR, untuk membuka pintunya. Massa kami yang dari daerah akan tertib dan teratur," kata Khaththath.

Aksi 212 rencananya akan digelar di depan gedung DPR, mulai pukul 8:00 WIB. Aksi itu akan diawali pembacaan Al-Quran dan tausiah sebelum mengantar perwakilan massa bertemu Komisi III.

Share on Google Plus

About Sekilas news

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment