Buka-bukaan BHD soal Antasari Ditunda Hingga Minggu Depan



Sekilasnews.com Mantan Ketua KPK Antasari Azhar (kanan), memberikan keterangan pers usai memberi laporan terkait kasus SMS gelap yang mengatasnamakan dirinya sejak tahun 2011 lalu di Bareskrim Polri, Jakarta, 14 Februari 2017. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta-- Mantan Kapolri Jenderal (pur) Bambang Hendarso Danuri batal menanggapi langsung manuver mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar hari ini.

Itu karena salah satu mantan penyidik kasus ini sedang menjalankan ibadah umroh. Klarifikasi oleh jenderal yang akrab disapa BHD itu bersama para eks penyidik kasus Antasari diperkirakan baru akan digelar minggu depan.

"Yang umroh itu Pak Chairul Anwar dia dulunya merupakan ketua tim investigasi yang ditunjuk Pak BHD untuk menindaklanjuti laporan Antasari sebelum pembunuhan terjadi," kata seseorang yang mengetahui hal ini Kamis (23/2).

Chairul adalah mantan Kapolres Jakarta Selatan. Dia juga pernah hadir menjadi saksi di sidang Sigid Haryo Wibisono, salah satu terpidana dalam kasus Antasari, pada November 2009 lalu.

Saat itu Chairul mengaku hanya dirinya yang ditugaskan BHD untuk menyelidiki dugaan teror terhadap Antasari.

Chairul saat dalam sidang di PN Jakarta Selatan itu juga mengaku sempat bertemu dengan Antasari dan Sigid di rumah Sigid sekitar bulan Desember 2008.

Pada saat itu, menurut Chairul, Antasari sempat meminta bantuan dirinya untuk menyelidiki teror yang saat itu menimpanya.

Sekitar tanggal 3 Januari 2009 Chairul mengaku dia juga sempat diberi pengarahan oleh Wakapolri saat itu dan dia pun membentuk tim yang berdedikasi dan memiliki loyalitas.

Tim itu terdiri dari Kompol Irwan Kurniawan, AKBP Helmi Santika, AKP Joni, dan Kompol Pinota.

Tim yang dipimpin Chairul ini sempat melakukan penggerebekan terhadap Nasrudin Zulkarnaen dan istrinya, Rani Juliani, di salah satu tempat di Kendari, Sulawesi Tenggara. Namun tim saat itu tidak mendapatkan bukti adanya pidana.

Namun belakangan Nazrudin Zulkarnaen ditembak mati pada Maret 2010 dan Antasari mengaku dia tak bersalah dalam kasus pembunuhan itu.
Sumber: beritasatu.com


Share on Google Plus

About Sekilas news

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment